Postingan

SEKAT BAKAU GO INTERNTIONAL

Gambar
Hari Pertama Tak ada yang menyangka Kelompok Sekat Bakau bisa pergi berkongsi pengalaman dan belajar pengelolaan mangrove yang berkelanjutan dengan kelompok penggiat mangrove di negeri Johor, Malaysia. Melalui kegiatan Peer Learning Visit To Johor Malaysia, Sekat Bakau yang berjumlah 11 orang juga didampingi oleh Bahtera Melayu yaitu Defitri Akbar dan Khairul Saleh, Pj Kades Buruk Bakul Hasanudin dan Camat Bukit Batu Acil Asyno. Tak hanya itu, dalam rombongan juga terdapat keterwakilan perempuan dari kelompok wanita tani makmur jaya Desa Temiang yaitu Tuti Kelana dan Maryana. Sementara itu Yayasan Gambut selaku lembaga pelaksana juga ikut dengan rombongan yaitu Mulyadi, Rian dan Zamharir. Jadi total jumlah rombongan yang berangkat dari Pelabuhan International Selat Baru Bengkalis pada Tanggal 29 November 2023 tersebut adalah 20 orang. Adapun tempat berkongsi pengalaman tersebut dilakukan di dua tempat berbeda yaitu dengan Pertubuhan Sahabat Hutan Bakau Pulau Tanjung Surat yang berada d...

CELOTEH DI NEGERI LEGENDA PADI

Gambar
       Zuhandi merupakan seorang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis Dapil Siak Kecil, Bukit Batu dan Bandar Laksamana. Beliau adalah seorang sosok yang memiliki nilai sosial yang tinggi kepada siapapun baik itu orang tua, sebaya, adik-adik, anak kecil, miskin, kaya, alim ulama dan siapa saja. Kepadanya kami atas nama Kelompok Konservasi Mangrove (KKM) Sekat Bakau memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan. Dukungan beliau berawal dari kegiatan parade bendera sempena perayaan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-76. Beliau dengan ikhlas menyumbang 50 paket donasi dimana dalam setiap paketnya terdapat sehelai bendera merah putih dan sebatang bibit bakau.      Yang ingin kami sampaikan disini adalah bagaimana usaha ini tetap berlanjut, sehingga pada awal brosur donasi disebarkan, disampaikan bahwa khsusus untuk bibit bakau yang ditanam akan dilaporkan perkembangannya per 4 bulan selama setahun. H...

PARADE BENDERA

Gambar
Parade Bendera. Semua orang akan bertanya-tanya apa itu parade bendera. Parade bendera adalah pengibaran bendera merah putih terbanyak dalam suatu kawasan. Adapun kawasan yang dijadikan lokasi kegiatan parade adalah ladang padi  Desa Buruk Bakul Kec. Bukit Batu Kab. Bengkalis. Parade bendera dilaksanakan sempena perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke 76. Selain memberi warna baru dalam perayaan hari bersejarah tersebut, parade bendera juga dianggap sebagai salah satu langkah awal memperkenalkan Buruk Bakul kepada dunia luar, bahwa Buruk Bakul si Negeri Legenda Padi memiliki kekayaan sumberdaya alam pesisir yang melimpah.  Parade bendera ini terinisiasi sejak pertengahan Bulan Juni 2021 kemarin, ketika Tuan Darwis Mohd Saleh (Ketua Pecinta Alam Bahari Club) selaku pembina Sekat Bakau berkesempatan hadir untuk mengeksplorasi potensi sumberdaya alam yang terkandung di Negeri Legenda Padi ini. Ekplorasi yang dilakukan baik itu di hutan mangrove maupun di h...

SEKAT-SEKAT BAKAU

Gambar

SUARA SEKAT BAKAU

Gambar
     Pas ni..mantap. Itulah yang terlintas dipikiran saya ketika seorang DPRD Provinsi Riau memperkenalkan diri pada kegiatan resesnya di kampung kami Desa Buruk Bakul petang kemarin tanggal 25 Maret 2021. Beliau adalah Buk Hj. Yanti Komalasari dapil Kep. Meranti, Bengkalis dan Dumai. Satu-satunya anggota dewan provinsi pertama yang sudi berkunjung menjemput aspirasi masyarakat Desa Buruk Bakul. Terima kasih banyak Buk Hj. Buk Hj. Yanti mengatakan bahwa beliau berada di bidang perekonomian dan perindustrian. Masalah pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan bahkan pariwisata yang menjadi persoalan di dapilnya bisa diaspirasikan ke beliau untuk dicarikan solusinya. Khaidir air menyampaikan aspirasinya ke Buk Hj. Yanti           Atas nama Sekat Bakau  tak lengah kami langsung mengutarakan aspirasi yang tersimpan terkait pelestarian ekosistem pesisir khususnya mangrove. Kendala yang dihadapi adalah rendahnya tingkat kelulushidupan tumbuh...

LINDUNG BURUK BAKUL

Gambar
     Aku tinggal di Desa Buruk Bakul saat ini karena aku menikah dengan salah seorang gadis bernama Susanti Binti Jaafar. Aku sangat bahagia karena kampung istriku ini berada di tepi laut, tak jauh berbeda dengan kampung lahirku di Desa Lubuk Muda yang merupakan sebuah kampung yang terletak di Kualo Sungai Siak Kecil. Sedari kecil bermain dengan laot, berbekal pula pengetahuan tentang Ilmu Kelautan di Universitas Riau, berguru pula dengan Tuan Darwis Mohd Saleh (LSM PAB Bandar Bakau) Dumai, bergabung pula di NGO (KAR) bidang pemberdayaan masyarakat terkait perbaikan lingkungan, membuat kepercayaan diri semakin tinggi untuk membentangkan idealisme di kampung istri tercinta.     Kepercayaan diri dan semangat untuk bercengkrama dengan laut selain disebabkan oleh latar belakang tersebut juga disebabkan oleh kerusakan yang terjadi di pesisir pantai wilayah Buruk Bakul akibat dampak abrasi. Ekosistem pesisir yang terdapat di Buruk Bakul didominasi oleh mangrove. Meski...